Cak Imin Sebut 98 Perubahan Pertama, 14 Februari Jilid Kedua

0

Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menggelar kampanye di lapangan Taman Kirana, Solear, Kabupaten Tangerang. Cak Imin menyebut 14 Februari sebagai perubahan jilid kedua.

Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu awalnya bercerita sudah mengenal capres Anies Baswedan sejak kuliah. Dia mengatakan dirinya dan Anies sama-sama melakukan gerakan untuk melawan rezim Orde Baru.

“Dulu kami sering melawan rezim Orde Baru yang represif, berhasil. Akhirnya 98 jadi negara demokrasi dan reformasi, betul? Itu kita menyebutnya perubahan jilid yang pertama,” demikian kata Cak Imin di Kabupaten Tangerang, Jumat (2/2).

Cak Imin menjelaskan dirinya menjadi cawapres untuk mendampingi Anies karena mendapat amanah. Dia mengatakan 14 Februari akan menjadi perubahan jilid kedua.

“Nah mas Anies dan saya mendapatkan amanah, Insyaallah 14 Februari yang akan datang kita sebut perubahan jilid 2,” sebut Cak Imin.

Ia menerangkan perubahan jilid pertama membangun sistem demokrasi. Sementara perubahan jilid ke-2 yang dimaksud untuk menyelamatkan reformasi demokrasi.

“Kalau perubahan jilid yang pertama, membangun sistem demokrasi, perubahan jilid yang kedua menyelamatkan reformasi demokrasi untuk keadilan, keadilan yang terwujud,” pungkasnya.