Tren Pemilih Islam ke Prabowo-Gibran Alami Kenaikan di Survei Indikator

0

Jakarta – Tren pemilih dikalangan Islam cenderung naik memilih pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024. Hasil tersebut terekam dalam temuan survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan tren peningkatan itu mulai terlihat dari hasil survei yang dilakukan pada 16-20 Oktober 2023.

Pemilih muslim terhadap Prabowo-Gibran saat itu mencapai 38 persen. Namun, survei itu dilakukan sebelum KPU menetapkan Prabowo dan Gibran sebagai pasangan capres-cawapres.

Kemudian pada survei periode 27 Oktober-1 November 2023, pemilih Islam terhadap Prabowo-Gibran mencapai 40,2 persen. Pada 23 November-1 Desember 2023 mencapai 46,1 dan pada 30 Desember 2023-6 Januari 2024 cenderung konsisten 46 persen.

Dukungan pemilih Islam terhadap Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin cenderung fluktuatif. Pada 16-20 Oktober 2023 mencapai 24,8 persen.

Lalu, pada 27 Oktober-1 November 2023 mencapai 27,2 persen. Pada 23 November-1 Desember 2023 mencapai 25,6 dan pada 30 Desember 2023-6 Januari 2024 kembali meningkat menjadi 28 persen.

Sementara itu, tren dukungan pemilih Islam terhadap Ganjar Pranowo- Mahfud MD terus menurun. Pada 16-20 Oktober 2023 mencapai 31,4 persen.

Lalu, pada 27 Oktober-1 November 2023 menjadi 26,9 persen. Pada 23 November-1 Desember 2023 sekitar 22,3 persen dan pada 30 Desember 2023- 6 Januari 2024 terus menurun hingga menjadi 20,1 persen.

Dari kategori pendukung non-Islam, Prabowo -Gibran masih menjadi paslon yang paling banyak didukung. Tren persentase dukungan terhadap mereka juga memperlihatkan kenaikan. Pada 16-20 Oktober 2023 mencapai 29,8 persen.

Kemudian pada survei periode 27 Oktober – 1 November 2023, pemilih non Islam terhadap Prabowo-Gibran mencapai 36,4 persen. Pada 23 November – 1 Desember 2023 mencapai 43,3 dan pada 30 Desember 2023-6 Januari 2024 cenderung konsisten 44,4 persen.

Sementara dukungan pemilih non-Islam terhadap Anies-Cak Imin juga cenderung fluktuatif. Pada 16-20 Oktober 2023 mencapai 3,9 persen.

Lalu, pada 27 Oktober-1 November 2023 mencapai 6,9 persen. Pada 23 November-1 Desember 2023 mencapai 2 persen dan pada 30 Desember 2023- 6 Januari 2024 kembali meningkat menjadi 7,9 persen.

Sementara itu, tren dukungan pemilih non-Islam terhadap Ganjar-Mahfud MD terus menurun. Pada 16-20 Oktober 2023 mencapai 60,5 persen.

Lalu, pada 27 Oktober-1 November 2023 mencapai 49,9 persen. Pada 23 November-1 Desember 2023 mencapai 50, 2 dan pada 30 Desember 2024-6 Januari 2024 terus menurun hingga menjadi 43,3 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan sejak 30 Desember 2023 hingga 6 Januari 2024. Total responden 4.560 dengan sampel basis 1.200, sementara sisanya adalah tambahan.

Metodologi dengan wawancara tatap muka dan tidak langsung. Margin of error kurang lebih 2,9 persen.