Tanggapi Isu Pemakzulan Jokowi, Gibran: Ya Monggo!

0

Jakarta – Putra sulung Presiden Joko Widodo sekaligus Gibran Rakabuming Raka irit bicara saat ditanya soal isu pemakzulan bapaknya. Usulan tersebut disampaikan sekelompok orang saat menemui Menko Polhukam Mahfud MD pada Selasa (9/1).

Saat ditanya tanggapannya terkait pemakzulan tersebut, calon Wakil Presiden nomor urut 02 itu justru mempersilakan. Wali Kota Solo itu mengatakan pemerintah pun siap menerima masukan dari masyarakat.

“Ya, monggo. Kalau ada masukan dari warga, evaluasi ya kami tampung. Terima kasih,” ungkapnya di Balai Kota Solo, Kamis (11/1).

Sebelumnya, koalisi masyarakat sipil mengeluhkan adanya kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Mereka mengusulkan agar pemilu dilaksanakan tanpa presiden.

Gibran enggan menanggapi saat ditanya soal Jokowi yang dianggap campur tangan terlalu jauh pada Pemilu kali ini.

“Ya, itu biar warga yang menilai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan usulan pemakzulan tersebut merupakan aspirasi warga negara.

“Kita jalankan konstitusi itu sesuai dengan aturan yang ada. Jadi aspirasi silakan saja disampaikan,” ungkapnya usai meresmikan Gedung Olah Raga (GOR) Bung Karno di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Namun Puan mengimbau semua pihak tetap menjaga kondisi agar kondusif menjelang Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari. Di lain pihak, putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu mengingatkan agar aparat penegak hukum menjaga netralitas mereka.

“Kita sama-sama menjaga pesta demokrasi yang akan datang itu berjalan dengan jujur dan adil,” ujar Puan.

Mahfud sendiri tidak menanggapi dengan tegas usulan yang disampaikan koalisi sipil tersebut. Mantan Hakim Konstitusi itu pun mempersilakan mereka menyalurkan aspirasi tersebut lewat DPR RI.

Puan mengaku belum mendapat informasi terkait usulan tersebut ke DPR RI.

“Saat ini DPR masih dalam masa reses. Jadi saya masih belum mendapat masukan apapun terkait dengan hal itu,” pungkasnya.