Fakultas Hukum Universitas Jakarta Lakukan Studi Lapangan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang

0

Fakultas Hukum Universitas Jakarta melakukan Studi lapangan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang pada 11 Januari 2024. Sebanyak 42 Mahasiswa FH Universitas Jakarta diberangkatkan untuk melakukan Studi Lapangan ke salah satu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Cipianang Jakarta Timur. “Dalam kesempatan ini kami bersama 42 Mahasiswa, 2 Dosen pendamping sebagai Dosen Pengampu matakuliah “Hukum Penitensier” Bapak Dr (cand). Ir. Yapiter Marpi, S.Kom., SH., MH., CMLC., C.Med., CTA dan Ibu dosen Yuka Dinda, SH., MH kami berkunjung ke salah satu lapas tertua yang memiliki luas 2000 Ha dan berkapasitas tahanan mencapai 2000 orang beserta 200 orang petugas yaitu Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang.” ungkap Pak RULYANTO,

Selain itu, Ujuh juga menjelaskan bahwa Kegiatan Studi Lapangan ke Lapas ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Mahasiswa tentang bagaimana Praktik Pemasyarakatan Warga Binaan di Lapas. Mahasiswa dapat melakukan wawancara secara langsung dengan warga binaan, baik warga binaan yang berasal dari dalam atau Luar Negeri yang tersangkut hukum di Indonesia.

Selain melakukan Kunjungan Studi Lapangan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang, FH UNIJA melanjutkan melanjutkan observasi wawancara terhadap 10 Warga binaan dan diskusi hangat bersama pejabat Lapas dengan kehadiran Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jakarta sangat disambut hangat dan ceria dan sangat senang hati untuk berdiskusi dan memberikan wawasan konkret teknis di Lapas.

Harapan kedepan ada MoU antar insitusi Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Cipinang dengan Universitas Jakarta. Dalam pesannya, agar dapat menjalin penting dilain waktu kesempatan lanjutkan MoU sebagai bentuk kolaborasi kerjasama dalam perwujudan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian.”

Ujuh menjelaskan bahwa “Kedepannya rencana kerjasama meliputi akademik, kemahasiswaan, lecture exchange, penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi, dan kerja sama lain yang disepakati bersama.”

Tak pelak juga Dosen pengampu Bapak Yapiter menyampaikan bahwa arti penting kunjungan lapangan ini merupakan studi komparasi antar teori dan praktik selama di kelas mendapatkan teoritis secara kepistakaan nantinya mahasiswa akan memahami observasi secara empirik studi lapangan mengenal lebih lanjut wujud konkret sebagaimana penerapan teori yang ada terealisasi akan adanya sistem maupun teknis di Lapas.

Masih banyak lagi manfaat kunjungan lapangan tersebut dapat dipotret secara positif kelak data dan pengalaman tersebut mahasiswa dapat menjadikan acuan dasar penelitian pada menulis karya artikel, tugas akhir maupun skripsi, jadi ini sangat banyak manfaat yang bisa di ambil.

Dengan demikian setiap matakuliah yang ada keterkaitan observasi lapangan sangat penting dilakukan hal serupa untuk menyelaraskan akan adanya teoritis dan praktis dalam wawasan pengetahuan ilmiah secara konkret demi tercapai observasi, advokasi, dan penerapan intelektual kedepan secara komprehensif.

Penulis : Dr (c) Yapiter Marpi.,S.Kom.,SH.,MH