Soal Ada Tiga Mikrofon Gibran saat Debat, TKN Merasa Difitnah Roy Suryo

0

Jakarta – Pakar Telematika Roy Suryo dianggap menyebar fitnah kepada cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka soal penggunaan tiga mikrofon saat debat cawapres di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (12/12) malam. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid. 

Nusron menghaturkan terima kasih atas tudingan yang dianggap fitnah tersebut, sambil berharap fitnah itu bisa mengurangi dosa-dosa Gibran. 

“Matur Nuwun. Alhamdulillah atas fitnahnya Pak Roy Suryo. Semoga dosa kami dan Mas Gibran dikurangi dan pindah ke sampean,” demikian kata Nusron dalam keterangannya, Minggu (24/12).

Ia menuturkan Roy Suryo, jika mengaku sebagai orang terdidik dan beragama, harusnya dalam mengeluarkan pernyataan sesuai fakta.

Nusron juga mengibaratkan Roy Suryo seperti orang yang fasik di dalam Alquran. Sosok orang fasik adalah orang yang selalu membawa berita bohong.

“Orang fasik yang selalu datang dengan membawa berita kebohongan dan tidak jelas,” ungkap dia.

Sebelumnya Roy Suryo mencurigai sekaligus mengkritik penggunaan tiga microphone (mic) sekaligus oleh Gibran pada debat cawapres Jumat lalu, yakni Clip-on, Hand-held dan Head-set. Dia juga mempertanyakan mengapa mic Gibran berbeda dengan cawapres lainnya saat segmen pertama debat tersebut.

Roy menilai jumlah mikrofon yang digunakan Gibran berbeda dengan jumlah mikrofon yang digunakan oleh Cak Imin dan Mahfud MD. Roy pun meminta agar KPU berlaku adil kepada semua peserta debat.

“Untuk menghindari cheating, sebaiknya next KPU adil. Apa gunanya juga ada earphone ? Siapa yang bisa feeding ke telinganya? Mengapa dua calon yang lain beda?” demikian tulis Roy dalam akun X, Jumat (22/12).

Ketua KPU Hasyim Asy’ari telah mengklarifikasi jika ketiga cawapres yakni Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Gibran dan Mahfud MD menggunakan alat yang sama. Ia pun membantah memberikan ear feeder kepada Gibran.