Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Bakal Panggil APDESI

0

Jakarta – Badan Pengawas Pemilu Provinsi DKI Jakarta (Bawaslu DKI Jakarta) bakal memanggil Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) terkait dugaan pelanggaran Pemilu 2024 dalam acara Desa Bersatu pada Minggu (19/11).

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan APDESI bakal dipanggil untuk dimintai keterangan oleh Bawaslu DKI Jakarta pada Senin (27/11).

“Teman-teman Bawaslu DKI sedang bekerja memanggil APDESI. Kalau enggak salah Senin ini untuk meminta keterangan dari APDESI,” demikian kata Bagja usai Apel Siaga Pengawasan Pemilu di Monas, Jakarta, Minggu (26/11).

Bagja mengaku belum bisa menyimpulkan apakah ada atau tidaknya pelanggaran dalam acara tersebut. Ia menyebut Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres yang hadir dalam acara itu tak mengajak untuk memilih dirinya di Pemilu 2024.

Kendati demikian, ia memastikan pihaknya akan terus mendalami dugaan pelanggaran Pemilu dalam acara tersebut.

“Cawapresnya tidak ngajak, iya. Tapi kalau untuk pelanggarannya kan ada kalimat selanjutnya. Jika ada dugaan pelanggaran tentu akan kami dalami sesuai dengan laporan pengawasan,” ungkap Bagja.

“Karena pada saat statement itu laporan pengawasan sedang dibuat, tapi kami harus merespon dengan cepat pertanyaan-pertanyaan dari temen-temen media,” lanjutnya.

Sebelumnya, panitia penyelenggara acara Desa Bersatu dilaporkan ke Bawaslu oleh Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu yang Jurdil (AMPPJ) ke kantor Bawaslu, Jakarta pada Kamis (23/11).

Mereka dianggap memobilisasi ribuan kepala desa (kades) untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“Kami melaporkan sebuah peristiwa terkait dengan Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) di Gelora Bung Karno GBK pada tanggal 19, hari Minggu itu,” ucap Koordinator AMPPJ Sheera Prayuna.

“Kami menengarai kuat bahwa berdasarkan hasil temuan dan kajian kami, bahwa pertemuan itu sebagai bagian upaya untuk memobilisasi dukungan mengarahkan dukungan terhadap pasangan tertentu,” pungkasnya.