Survei LSN: Ungguli Dua Paslon, Prabowo-Gibran 42 Persen

0

Jakarta – Pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran terus mengalami kenaikan elektabilitas di hampir semua temuan dari lembaga survei. Yang terbaru, temuan survei Lembaga Survei Nasional (LSN) yang berhasil memotret elektabilitas para kandidat capres-cawapres.

Dalam temuan LSN, Prabowo-Gibran memiliki elektabilitas 42,1 persen. Sementara itu, Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin punya suara yang beda tipis.

“Bagian terbesar pemilih, 42,1 persen, akan memilih paslon Prabowo-Gibran. Kemudian, sebanyak 28,8 persen akan milih paslon Ganjar dan Mahfud diikuti paslon Anies-Cak Imin yang dipilih oleh 25,2 persen responden,” demikian kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Gema Nusantara Bakry dalam jumpa pers daring, Jumat (24/11).

Survei itu mencatat masih ada 20,3 persen pemilih Prabowo yang berpotensi mengubah pilihannya. Lalu ada 28,5 persen pemilih Ganjar-Mahfud dan 32,4 persen pemilih Anies-Cak Imin yang masih mungkin mengubah pilihan.

LSN juga membuat simulasi pilpres putaran kedua. Elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 53,6 persen dan Ganjar-Mahfud 37,3 persen bila berhadapan di putaran kedua.

Bila berhadapan dengan Anies-Cak Imin di putaran kedua, elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 58,8 persen. Anies-Cak Imin cuma punya elektabilitas 32,4 persen.

“Selisih elektabilitas sangat lebar 26,4 persen antra Prabowo-Gibran dan Anies-Cak Imin dapat dimaklumi mengingat suara pendukung Ganjar-Mahfud yang nasionalis cenderung mengarah ke Prabowo-Gibran,” ungkapnya.

Survei ini dilaksanakan pada 5-12 November 2023 dengan melibatkan 1.420 orang responden. Margin of error survei +/-2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei serupa juga dilakukan oleh Poltracking Indonesia. Poltracking merekam keunggulan Prabowo-Gibran dibanding dua pasangan lainnya pada November 2023.

Elektabilitas Prabowo-Gibran di survei Poltracking adalah 40,2 persen. Adapun Ganjar-Mahfud 30,1 persen dan Anies-Cak Imin 24,4 persen.