Begini Peta Kekuatan Berdasarkan Survei Capres di Indonesia Barat, Tengah, Timur Versi Poltracking

0

Jakarta – Tiga pasangan calon (Paslon) presiden-wakil presiden Pilpres 2024 memiliki kekuatan berbeda di sejumlah wilayah Indonesia.

Melihat hasil survei Poltracking Indonesia, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sangat kuat di kawasan Indonesia bagian barat dan tengah yaitu Pulau Sumatera, DKI Jakarta-Banten, Kalimantan-Bali-Nusa Tenggara dan Sulawesi.

Berikut data elektabilitas capres-cawapres versi Poltracking Indonesia yang dilakukan sepanjang 28 Oktober-3 November 2024.

SUMATERA

Anies-Muhaimin 30,4 persen
Ganjar-Mahfud 16,9 persen
Prabowo-Gibran 41,9 persen

JAWA BARAT

Anies-Muhaimin 32,6 persen
Ganjar-Mahfud 25,8 persen
Prabowo-Gibran 39,5 persen

JAWA TIMUR

Anies-Muhaimin 17,8 persen
Ganjar-Mahfud 38,3 persen
Prabowo-Gibran 41,7 persen

JAWA TENGAH-DIY

Anies-Muhaimin 13,3 persen
Ganjar-Mahfud 53,3 persen
Prabowo-Gibran 27,2 persen

DKI-BANTEN

Anies-Muhaimin 34 persen
Ganjar-Mahfud 19 persen
Prabowo-Gibran 46 persen

KALIMANTAN, BALI, NTB NTT

Anies-Muhaimin 17,9 persen
Ganjar-Mahfud 28,6 persen
Prabowo-Gibran 45 persen

SULAWESI

Anies-Muhaimin 23,3 persen
Ganjar-Mahfud 24,4 persen
Prabowo-Gibran 48,9 persen

MALUKU-PAPUA

Anies-Muhaimin 26,3 persen
Ganjar-Mahfud 36,3 persen
Prabowo-Gibran 35 persen

Survei Poltracking menggunakan metode pengambilan sampel multistage random sampling dengan jumlah 1.220 responden. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Di lingkup nasional, elektabilitas Prabowo-Gibran mengungguli dua pasangan lainnya. Survei Poltracking menyatakan elektabilitas Prabowo-Gibran mencapai 40,2 persen.

Diikuti Ganjar-Mahfud dengan elektabilitas sebesar 30,1 persen dan Anies-Muhaimin 24,4 persen. Ada 5,3 persen responden yang tidak menjawab.

Sebelumnya, hasil survei yang dilakukan Populi Center juga menyatakan Prabowo-Gibran memiliki elektabilitas 43,1 persen. Paling tinggi dibanding dua pasangan lainnya.

Ganjar-Mahfud urutan kedua sebesar 23 persen dan pasangan Anies-Muhaimin posisi buncit dengan elektabilitas sebesar 22,3 persen.