Ahed Tamimi Ikon Perlawanan Palestina Ditangkap Pasukan Israel

0

Jakarta – Pasukan Israel menangkap aktivis Palestina Ahed Tamimi di rumahnya, dengan tuduhan “menghasut terorisme”.

Israel mengumumkan penangkapan itu pada Senin (6/11), usai serangkaian penggerebekan dan pertempuran di Tepi Barat. Penggerebekan itu dilakukan di desa Nabi Saleh dekat Ramallah, tempat Tamimi ditangkap.

Dilansir Al Jazeera, salah satu juru bicara militer Israel menyebut pemudi berusia 22 tahun itu ditangkap karena dicurigai menghasut kekerasan dan kegiatan teroris.

“Tamimi dipindahkan ke pasukan keamanan Israel untuk diinterogasi lebih lanjut,” ungkap juru bicara itu.

Ibu Tamimi, Nariman, mengatakan pasukan Israel menggeledah rumah dan menyita ponsel anggota keluarga mereka. Pekan lalu, ayahnya Bassem Tamimi juga sudah ditangkap Israel dalam penggerebekan lainnya.

Media Israel melaporkan bahwa Ahed Tamimi menyerukan pembunuhan terhadap para pemukim di Tepi Barat lewat unggahan di media sosial Instagram. Namun Nariman membantah laporan itu.

“Ada puluhan akun atas nama Ahed dan fotonya, yang tidak ada hubungannya dengan dia,” kata sang ibu.

Ahed Tamimi dan anggota keluarganya adalah aktivis terkenal dan telah memimpin perlawanan tanpa kekerasan di Nabi Saleh selama hampir satu dekade.

Ayahnya sudah berkali-kali ditangkap Israel dan telah menghabiskan setidaknya empat tahun penjara.

Sementara itu Ahed Tamimi menjadi ikon perlawanan Palestina sejak video konfrontasinya dengan tentara Israel pada 2012 viral di media sosial. Dia didakwa atas 12 tuduhan termasuk penyerangan dan penghasutan, dan dipenjara selama 8 bulan.