Sebut Demokrasi Barat Lagi Krisis, Sekjen Hasto Puji Bamsoet Kaji Ulang Pemilu

0

Jakarta – Pernyataan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) tentang kaji ulang sistem pemilu langsung disambut baik oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan gagasan itu baik. Namun, PDIP enggan membahasnya selama persiapan Pemilu 2024.

“Suatu gagasan yang sangat baik, tetapi itu nanti setelah pemilu ya, setelah pemilu,” demikian kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (20/3).

Hasto berkata pengkajian ulang bisa saja dilakukan saat ini. Namun, hal itu hanya bisa dilakukan jika ada putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Dia setuju dengan pandangan Bamsoet tentang demokrasi Indonesia tak boleh dipengaruhi barat. Menurutnya, Indonesia harus punya sistem demokrasi sendiri.

“Berdasarkan demokrasi Pancasila, bukan berdasarkan demokrasi barat yang terbukti menciptakan krisis,” ujarnya.

Sebelumnya, Bamsoet menggulirkan wacana kaji ulang sistem pemilu langsung. Dia berkata sistem itu selama ini menimbulkan perpecahan masyarakat.

Bamsoet mencontohkan sisa keterbelahan akibat Pilpres 2019 yang masih terasa saat ini. Selain itu, dia juga menyinggung amanat sila keempat Pancasila soal musyawarah dan perwakilan.

“Untuk mengkaji kembali apakah sistem yang kita jalankan hari ini, sistem demokrasi yang kita jalankan hari ini dengan pemilihan langsung, dengan apa yang terjadi pada hari ini, banyak mudaratnya atau manfaatnya?” kata Bamsoet pada acara Desa Bersatu di Lapangan Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (19/3).