Salah Ucap, Wapres Ma’ruf Amin Sebut Kasal Yudo Margono Panglima TNI

0

JAKARTA – Bursa pencalonan Panglima TNI akhir-akhir ini cukup menarik perhatian publik. Meskipun pergantian Panglima TNI itu merupakan hak prerogatif presiden, tapi rivalitas sudah terlanjur terbangun diantara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Andika Perkasa dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono.

Keduanya dianggap berpeluang menggantikan Hadi Tjajanto yang akan pensiun dari Panglima TNI pada November nanti.

Rivalitas keduanya bahkan merembet ke kepentingan politik di DPR yang secara terang-terangan memberi dukungan politik.

Kalau dukungan politisi di parlemen itu sudah biasa terjadi, yang mengagetkan itu ketika pernyataan dukungan langsung dari orang nomor dua di republik ini dengan menyebut salah satu dari keduanya sebagai Panglima TNI.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’aruf Amin secara spontanitas menyebut Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima. Tapi kemudian mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengklarifikasi pernyataannya.

Momen tersebut terjadi saat Wapres tengah meninjau vaksinasi Covid-19 di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Serang di Provinsi Banten, beberapa waktu lalu. Ia ditemani Kasal Laksamana Yudo Margono.

“Pada hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara Serang di Provinsi Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI AL bersama dengan pemerintah daerah. Bapak Panglima hadir, eh Bapak KSAL,” kata Ma’ruf Amin dalam sambutannya.

Menyikapi hal itu, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi yang berada di sisi Ma’ruf Amin langsung merespons momen ucapan salah ucap tersebut. “Doa itu,” ucapnya bercanda sambil menepuk lengan Laksamana Yudo.

Diketahui, vaksinasi tersebut diselenggarakan TNI AL sebagai rangkaian Program Serbuan Vaksinasi Covid-19 dengan target penerima sekitar 3.000 orang yang terdiri atas 1.000 santri, 200 pengurus pesantren, 200 mahasiswa dan 1.600 masyarakat.