Isu Reshuffle Menguat, Pengamat: Dasco Layak Menggantikan Mahfud MD Jadi Menko Polhukam

0

Jakarta – Isu reshuffle kabinet mulai berhembus kencang dalam beberapa hari terakhir. Selain karena bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, isu reshuffle ini juga menyasar kepada menteri-menteri yang dianggap tidak terlalu progresif dan memiliki kinerja buruk dalam pemerintahan.

Salah satu posisi menteri yang menjadi sorotan adalah Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam).

Posisi Mahfud MD dinilai sangat tidak aman serta berpotensi akan diganti. Nama yang mencuat dan digadang-gadang akan menggantikan posisi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) adalah Sufmi Dasco yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR.

Meskipun Dasco tidak terlalu terpikirkan akan menggantikan posisi Mahfud MD dan menyerahkan sepenuhnya buat presiden yang punya hak prerogatif, tapi dukungan bagi dirinya cukup kuat.

“Reshuffle itu memang (hak) prerogatif dari Presiden yang kita harus hormati, tetapi tidak terlintas sedikit pun di pikiran saya untuk kemudian menjadi Menko Polhukam,” unkap Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip dari keterangan video, Senin (13/9/201).

Dikutip dari Kompas.com, Relawan Presiden Joko Widodo, Jokowi Mania, memunculkan isu reshuffle yang akan dilakukan pada awal Oktober 2021.

“Selambat-lambatnya awal Oktober. Saya dapat info ter-update,” kata Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer, sebagaimana dimuat di Kompas.com, Rabu, (8/9/2021).

Secara terpisah, Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyebutkan, Sufmi Dasco Ahmad layak menjadi Menko Polhukam.

“Sufmi Dasco Ahmad sangat pantas menjadi Menkopolhukam karena pengalaman politik dan hukumnya,” ujar Jerry dalam keterangannya, Minggu (12/9/2021).

Sependapat dengan Jerry, Pengamat politik Universitas Jayabaya Igor Dirgantara menilai sosok Dasco tepat untuk mengisi jabatan Menko Polhukam karena tidak suka kegaduhan.

“Sufmi Dasco cocok, karena dia tipe yang tidak suka buat gaduh,” pungkas Igor.