Pengamat: Presiden Jokowi Lebih Cocok dengan Zulkifli Hasan Ketimbang Soetrisno Bachir

0

Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) diperkirakan mendapat satu kursi di kabinet setelah secara resmi partai bentukan Amin Rais itu bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PAN pada hari Selasa (31/8/2021).

Pertanyaan muncul setelah PAN resmi masuk dalam pemerintahan. Siapa yang bakal menduduki posisi menteri mewakili PAN itu sendiri.

Muncul tiga nama potensial yang digadang-gadang akan menjadi menteri di kabinet, yakni Ketua Umum Zulkifli Hasan, Sekjen Eddy Soeparno dan Sutrisno Bachir. Ketiga nama ini dianggap paling punya peluang menjadi menteri.

Menyikapi ketiga nama diatas, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai Presiden Jokowi lebih cocok dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjen Eddy Soeparno ketimbang Soetrisno Bachir.

Adi melihat, selama ini Jokowi lebih dekat dengan Zulhas dan Eddy jika berbicara calon menteri dari PAN.

“Menteri itu hak prerogratif Presiden. Termasuk punya chemistry yang sama dengan Jokowi. Jika dilihat nama yang ada, Soetrisno Bachir selalu masuk nominasi menteri dari PAN karena beliau tokoh senior,” katanya, Senin (6/9/2021).

“Tapi kalau dilihat kecocokan dan yang terlihat dekat dengan Presiden selama ini cuma dua, ketum PAN Zulhas dan Sekjend Eddy Soeparno,” sambung Adi.

Menurut Adi, saat ini yang diperlukan menteri yang memiliki kecocokan dengan presiden Jokowi sehingga lebih muda mengakselerasi program-program pemerintah yang sudah ada.

“Yang merasakan chemistry itu Presiden tentunya. Karena nantinya tinggal menjalan visi besar Jokowi. Karenanya dibutuhkan menteri yang memang sudah nyetel dan faham betul soal Jokowi. Nama ketum dan sekjend PAN lebih sering terlihat ketemu Presiden,” ujarnya.

“Apalagi ada kecenderungan menteri yang dipilih Jokowi dari kalangan parpol itu ketum atau sekjendnya,” tutup Adi.