Pembagian Sembako Ala Presiden Jokowi Menuai Kritik, Politisi PKS: Caranya Kurang Etis

0

Jakarta – Pembagian bingkisan sembako Presiden Joko Widodo pada beberapa hari yang lalu di Kota Cirebon menuai kritik di media sosial.

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan Presiden Jokowi sedang membagi-bagi bingkisan bantuan pandemi COVID-19 kepada warga yang mengakibatkan terjadinya kerumunan di sekitar iring-iringan rombongan mobil presiden.

Bukan itu saja, cara Jokowi melempar bingkisan hingga masuk ke selokan dan di ambil warga juga menjadi pemandangan yang kurang elok sehingga mengundang banyak kritikan.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga Anggota Komisi IX DPR-RI Alifudin menyayangkan cara orang nomor satu di Republik Indonesia ini membagikan bingkisan kepada warga seperti itu.

Menurut Alifudin, cara pembagian tersebut selain menciptakan kerumunan, juga sangat tidak etis dilakukan. Pasalnya, hanya untuk mendapatkan bingkisan, warga harus berebutan, dan ada yang terjatuh ke selokan.

“Gaya atau cara melempar sembako ke rakyat itu kurang etis. Baiknya, ketika niat yang baik untuk berbagi, juga diiringi dengan cara yang baik juga,” ungkap Alifudin dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Ia pun meminta agar Presiden Jokowi dan seluruh jajaran di pemerintahan bisa memperbaiki tatacara pembagian bingkisan bantuan kepada warga.

Politisi PKS itu mengingatkan Jokowi bahwa seorang pemimpin (Presiden) akan dicontoh atau menjadi panutan masyarakatnya.

“Maka, baiknya Presiden Jokowi dan lingkarannya memperbaiki hal itu. Karena seorang presiden akan menjadi panutan,” pungkasnya.