Terlihat Marah-Marah, Wakil Ketua Umum PKB Sarankan Risma Baiknya Mundur Saja

0

Jakarta – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kini kembali menjadi sorotan saat video yang memperlihatkan mantan Walikota Surabaya itu terlihat marah-marah di sebuah forum di Kabupaten Jember Jawa Timur.

Video ini kemudian sontak mendapat respon yang beragam dari berbagai pihak. Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid bahkan meminta Tri Rismaharini agar mundurnya saja dari jabatan Mensos jika kerjanya hanya marah-marah.

Senada dengan Jazilul Fawaid, Indonesia Political Opinion (IPO) juga memiliki pandangan yang sama dan merasa sependapat dengan politisi PKB tersebut.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, ketika menteri lebih mengedepankan popularitas ketimbang hasil kerja yang signifikan, maka lebih baik diganti dengan anak bangsa yang punya dedikasi tinggi yang tidak doyan membangun popularitas atau pencitraan semata.

“Memang jika dibanding kinerja, tampak lebih menonjol adalah aksi marah-marah,” ucap Dedi saat dikonfirmasi wartawan, pada Selasa siang (31/8/2021).

“Dengan kondisi itu, wajar saja kalau Waketum PKB sebagai mitra koalisi merasa perlu mendesak presiden untuk mengganti Risma, jangan sampai agenda kementerian menjadi panggung politik guna memupuk popularitas semata dan abai pada tanggungjawabnya,” pungkasnya.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid juga menyarankan agar Risma mundur dari jabatan menteri jika memang sudah tidak mampu mencarikan solusi.

“Tidak ada gunanya marah-marah lah. Kalau marah-marah terus kan mending mundur aja. Artinya kan enggak mampu bekerja,” ujarnya.

Bahkan Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKB ini mengklaim aksi marah-marah Risma membuktikan ketidakmampuan mengkoordinir anak buahnya yang seharusnya bisa dievaluasi di internal Kementerian Sosial.

“Oleh sebab itu yang dipentingkan hari ini koreksi yang di dalam Kemensos itu sendiri” tegas Jazilul.