Gubernur Anies Resmikan Kampung Susun Akuarium Tahap Pertama

0

Jakarta – Perayaan 17 Agustus kali ini terasa spesial bagi masyarakat yang tinggal di Kampung Akuarium. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru saja meresmikan Kampung Susun Akuarium yang berlokasi di Jakarta Utara.

Kampung Akuarium itu sendiri pernah digusur di era pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena dianggap ilegal. Tapi di zaman Anies, daerah kumuh itu disulap menjadi tempat tinggal yang nyaman dan tertata rapi.

“Kita semua berharap ini menjadi rujukan baru termasuk pengelolaannya,” ungkap Anies saat memberikan sambutan di Kampung Susun Akuarium, Selasa, (17/8/2021).

Pembangunan ini sendiri dilakukan secara bertahap oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang baru saja menyelesaikan dua dari 5 blok Kampung Susun Akuarium. Hari ini adalah peresmian Blok B dan D dengan total 107 unit.

Kampung Susun Akuarium berdiri di atas lahan seluas 10.575 meter persegi. Total hunian yang tersedia adalah 241 unit.

Untuk dua blok B dan D, yang sudah diresmikan, terdiri dari 1 unit difabel, 3 kios usaha, dan 1 ruang galeri untuk memamerkan cagar budaya yang ditemukan di kawasan kampung.

Izin mendirikan bangunan (IMB) Kampung Susun Akuarium baru terbit pada 31 Maret 2021. Sementara sertifikat laik fungsi (SLF) baru dikeluarkan pada 16 Agustus 2021.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu berujar, warga Kampung Akuarium selama berdekade-dekade melewati ujian yang tidak ringan. Salah satunya ketika rumah mereka digusur. Namun, warga Kampung Akuarium dapat bertahan hingga hari ini. Semangatnya luarbiasa.

“Dan sekarang itu menjadi catatan sejarah hidup mereka bahwa ada periode lima tahun di mana mereka menjalani ujian yang amat besar,” tutur dia.

Kampung Susun Akuarium akan dikelola oleh koperasi yang dibentuk warga setempat. Anies Baswedan menyerahkan kunci secara simbolis kepada ketua koperasi sebagai bentuk peresmian. Pembangunan kampung dilakukan oleh PT Almaron Perkasa yang melalui dana kewajiban pengembang.