Refly Harun: Selain Demokrat dan PKS, PPP Potensial Usung Anies-AHY di Pilpres 2024

0

Jakarta – Meskipun pemilihan presiden (Pilpres) baru akan digelar pada 2024, tapi atmosfer pertarungan sudah mulai terasa. Geliat partai dan Penjajakan komunikasi serta potensialitas figur capres-cawapres semakin mengarah pada poros koalisi.

Demokrat dan PKS merupakan dua partai oposisi pemerintah yang diprediksi akan membangun poros bersama di 2024. Figur Anis Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berpeluang untuk diusung oleh dua partai ini.

Selain Demokrat dan PKS, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kemungkinan besar juga bisa bergabung karena memiliki banyak kesamaan.

Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan lebih strategis berada dalam gerbong Anies-AHY dalam Pilpres 2024. PPP bisa ikut dengan PKS dan Demokrat mengusung duet Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

Menurut Refly, Demokrat dan PKS tinggal mencari satu partai lain untuk diajak berkoalisi.

“Memang, mereka masih membutuhkan satu lagi partai politik. Tapi, tidak mungkin partai politik tidak mau (mengusung Anies-AHY) kalau mereka melihat peluang menang,” kata Refly melalui Channel YouTube-nya, Selasa (10/8/2021).

Menurut Refly, pasti ada satu partai yang merapat ke duet Anies-AHY ini.

“Misalnya, katakanlah, yang ikut PPP saja, itu sudah selesai. Karena Demokrat 54 kursi, PKS 50 kursi sudah 104 kursi. Ditambah PPP 19 menjadi 123 kursi, cukup,”jelas Refly.

Mantan Staf Khusus Pratikno itu menambahkan, jika ada di gerbong Anies-AHY, bisa jadi PPP akan dapat coat-tail effect atau efek ekor jas.

“Walaupun orang akan menganggap kalau dia lihat AHY, maka dia akan lihat Demokrat. Tapi lihat Anies kan belum tentu 100 persen lihat PKS. Bisa jadi, di situlah mengambil poin dari Anies PPP,” tegas Refly.