Beranda Lifestyle Health Tips agar Udara Rumah Jadi Segar dan Bersih, Bebas Virus

Tips agar Udara Rumah Jadi Segar dan Bersih, Bebas Virus

Bagaimana cara agar udara di rumah bisa tetap segar dan bersih sehingga bebas dari virus dan bakteri? Berikut tipsnya.

JAKARTA – Membersihkan rumah memang menjadi salah satu kegiatan yang bisa kita lakukan selama masa pandemi COVID-19. Namun, setelah rumah kamu bersih, jangan lupa untuk memperhatikan kesegaran udara.

Apalagi, partikel udara yang kotor bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Walaupun belum terbukti virus Corona bisa menyebar melalui udara, masih ada berbagai penyebaran penyakit lain disebabkan virus atau bakteri yang menyebar melalui udara.

Jadi, bagaimana cara agar udara di rumah bisa tetap segar dan bersih sehingga bebas dari virus dan bakteri? Berikut tipsnya.

  1. Buka jendela

Ini adalah cara yang umum tapi memang terbukti efektif. “Udara segar bukanlah musuh, bukalah jendela rumah,” ujar Dr Apelles Econs, spesialis alergi dari klinik Burghwood. Jika jendela rumah tertutup seharian, berbagai partikel kimia dan alergen akan mudah berkembang.

Walaupun kamu tinggal di lingkungan berpolusi, tetaplah rutin membuka jendela. Hindari berada di rumah sepanjang hari tanpa adanya ventilasi untuk pergantian udara. Jika kamu tinggal di tempat yang ramai dan bising, buka saja jendela pada malam hari.

2. Tanaman bisa membantu

Melalui sebuah penelitian yang dilakukan NASA pafa 1980-an, tanaman mampu mengurangi zat polutan beracun di udara. Memang tanaman bisa membantu membersihkan udara tapi tidaklah maksimal. “Kecuali Anda memiliki hutan hujan di rumah. Tanaman memang bisa membantu membersihkan udara tapi efeknya kecil,” jelas Prof Pawel Wargocki dari Technical University di Denmark. “Agar udara benar-benar bersih, Anda membutuhkan banyak tanaman. Apalagi jika Anda tinggal di sebuah bangunan, akan ada banyak udara yang masuk dan keluar.

3. Kurangi polutan di dalam rumah

Misalkan saat memasak, usahakan agar asapnya bisa keluar ruangan atau gunakan ventilator fan. Jangan pula merokok di dalam rumah, partikel dalam asap rokok bisa bertahan di udara dalam jangka waktu lama.

4. Pilih material barang

Lantai kayu akan membuat udara rumah lebih bersih ketimbang karpet. Karena karpet, begitu juga dengan sofa berbahan kain. Tungau debu dapat hidup dalam perabotan lembut, seperti bantal dan kasur.  Butiran feses yang mereka hasilkan dapat memicu gejala seperti alergi.  Maka itu, coba gunakan lapisan matras  yanh membantu mencegah tungau debu hidup di kasur kamu.

5. Perhatikan tingkat kelembapan dalam ruangan

Hal yang paling mempengaruhi kualitas udara di rumah  adalah kelembaban dalam ruangan. Untuk itu, minimalkan kelembaban dengan ventilasi.

Terlebih di kamar mandi, setelah mandi usahakan agar kamar mandi tidak terlalu lembap. Kamu bisa menyeka permukaan yang basah atau memasang kipas exhaust. Kemudian, usahakan menjemur cucian di luar ruangan atau di tempat dengan peredaran udara yang bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read