Beranda News Presiden Jokowi Resmi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan Komisaris, Fadli Zon: Sungguh...

Presiden Jokowi Resmi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan Komisaris, Fadli Zon: Sungguh Memalukan

Jakarta – Presiden Joko Widodo baru saja merevisi statuta Universitas Indonesia (UI) yang memperbolehkan seorang rektor bisa merangkap jabatan menjadi komisaris yang sebelumnya ramai diperbincangkan publik.

Sebelumnya, publik mempersoalkan jabatan komisaris yang ditempati Ari Kuncoro, Rektor Universitas Indonesia karena dianggap tidak tepat mengingat posisinya masih sebagai rektor UI aktif saat ini.

Tentu, penolakan publik ini dianggap memiliki basis argumentasi yang rasional mengingat kampus harus berdiri independen dan tidak boleh didikte oleh kekuasaan.

Gelombang kritik pun mengalir deras, tidak hanya dari luar, tapi dari internal keluarga besar yang terkenal dengan slogan veritas, probitas dan lustitia tidak setuju dengan keputusan presiden, salah satunya adalah Fadli Zon.

Fadli yang juga alumni Universitas Indonesia ini menilai keputusan Jokowi ini memalukan.

“Sungguh memalukan, statuta UI diubah untuk melegitimasi jabatan komisaris BUMN,” tulis Fadli Zon melalui akun Twitternya, Rabu (21/7/2021).

Fadli menyebut keputusan Jokowi yang mengubah statuta UI membuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah menjadi rontok.

“Kepercayaan masyarakat rontok baik pada dunia akademik maupun kekuasaan. Saya masih berharap, Presiden Jokowi tak sempat baca apa yang ditandatangani,” ungkapnya.

Sebelumnya, Fadli juga menilai bahwa revisi statuta UI yang memperbolehkan Rektor rangkap jabatan Komisaris bertujuan agar kampus tunduk pada penguasa saat ini.

“Revisi statuta ini kelihatannya hanya mau menegaskan bahwa rektor boleh jadi komisaris sehingga bisa dapat gaji tambahan sekaligus tunduk pada kekuasaan,” ujar Fadli.

Sebagaimana diketahui bersama, Jokowi kini menerbitkan PP terbaru terkait Statuta UI. Larangan mengenai rangkap jabatan itu berubah. Aturan baru termuat dalam PP Nomor 75 Tahun 2021. Regulasi itu diteken Jokowi pada 2 Juli 2021.

Pada aturan baru yang termuat dalam Pasal 35 huruf c kini disebutkan bahwa “Rektor dan Wakil Rektor dilarang merangkap sebagai: direksi pada badan usaha milik negara/daerah maupun swasta.”

Rektor UI Ari Kuncoro saat ini menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama/Independen PT BRI (Persero) Tbk yang diangkat Menteri BUMN Erick Thohir tahun lalu. Sebelumnya, Ari juga menjabat Komisaris Utama PT BNI (Persero) Tbk pada 2017 hingga 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read