Beranda News Hukum Polda Metro Jaya 'Sikat' Penjual Tabung Oksigen Fiktif

Polda Metro Jaya ‘Sikat’ Penjual Tabung Oksigen Fiktif

Jakarta – Penjualan tabung oksigen fiktif yang sempat viral beberapa waktu yang lalu dan meresahkan masyarakat, akhirmya dibekuk oleh Polda Metro Jaya.

“Tiga tersangka ini memanfaatkan momen ini dengan mencari keuntungan dengan menawarkan tabung gas oksigen melalui media sosial. Uang sudah ditransfer tapi barangnya tidak ada,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/7/2021).

Bukan di Jakarta, ketiga tersangka ATKG, SA, dan AS ditangkap petugas di Sulawesi Selatan.

“Banyak masyarakat yang merasa sulit mencari tabung oksigen, kemudian tiga tersangka ini memanfaatkan momen ini mencari keuntungan dengan menawarkan tabung oksigen melalui akun medsos. Tetapi uang sudah ditransfer tapi barangnya tidak ada,” ungkap Yusri.

Ketiga tersangka melancarkan aksinya melalui media sosial dengan modus pura-pura sebagai penjual tabujg oksigen melalui akun @umina_collection99.

Tersangka ATKG diketahui berperan sebagai pemilik akun @umina_collection99 yang bertugas menjaring mangsa disosial media, sementara dua tersangka lainnya berinisial SA dan AS diketahui berperan sebagai pemilik dan penyedia nomor rekening sebagai tempat menampung uang dari pembeli yang tertipu.

Petugas menjerat ketiga pelaku dengan Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor (UU) 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 378 KUHP, Pasal 8 ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Pasal 45a ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dengan ancamannya enam tahun penjara.

“Ada beberapa warga yang merasa ditipu oleh akun ini di media sosial. Harga per tabung sekitar Rp 750 ribu,” jslas Yusti.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah meminta masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui adanya penipuan seperti ini atau penimbunan alat kesehatan maupun obat-obatan.

“Kalau ada masyarakat yang mengetahui di tempat mana melakukan penimbunan baik itu tabung oksigen maupun obat-obatan? laporkan ke kami, akan kami tindak.” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah.

Ditreskrimsus membuka call center atau hotline ke 0811-1311-0110 dan kontak hotline 110 milik Polri, yang dapat digunakam masyarakat untuk melaporkan beragam bemtuk kejahatan yang mereka ketahui.

“Saya menekankan bagi orang-orang yang mencoba mencari kesempatan di dalam susahnya masyarakat saat ini, kami tidak main-main dan akan kami tindak, tidak ada ampun,” pungkas Auliansyah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read