Beranda Lifestyle Health Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Meninggal Dunia

Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Meninggal Dunia

Bandung – Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma Novilia Sjafri Bachtiar meninggal dunia usai terpapar virus corona (Covid-19). Novilia sempat dirawat di Rumah Sakit Santosa, Kota Bandung sebelum meninggal dunia pada hari ini, Rabu (7/7).

“Beliau terpapar Covid-19 dan meninggal tadi dini hari pukul 2.05 WIB di RS Santosa. Menurut info dari Fakultas Farmasi, beliau sudah dimakamkan di Cimahi, dekat kediamannya, dengan protokol Covid-19,” kata Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi tempat almarhumah bekerja sebagai dosen Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran.

Selain sebagai pengajar, almarhumah adalah kepala uji klinis vaksin Sinovac dan mengetes belasan jenis vaksin untuk kesehatan warga Indonesia.

Uji klinis merupakan tahapan penting dalam pengembangan vaksin. Proses uji klinis vaksin Covid-19 sudah dimulai sejak Agustus 2020 lalu. Vaksin yang diujicobakan adalah buatan perusahaan farmasi China, Sinovac. Vaksin itu dikemas dengan nama CoronaVac.

Dikutip dari laman resmi Bio Farma, Novilia mengawali karir di perusahaan pelat merah ini sejak 2001. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang kedokteran. Meski berbekal ilmu medis, vaksinologi, bagi Novilia tetap menjadi hal baru yang penuh tantangan dan menarik untuk dipelajari. Novilia pernah bercerita bahwa ada sebuah kebanggaan tersendiri ketika dirinya dan tim pernah merintis satu bagian baru bernama evaluasi produk yang kemudian berubah nama menjadi uji klinis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read