Banyak Perusahaan Batal Beli Vaksin Gotong Royong, Apindo Tangerang: Pada ‘Ngeluh’ Mahal

0
Ilustrasi Vaksin Covid 19

Jakarta – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Tangerang Ismail menyebut sebagian besar perusahaan yang berdiri di Kota Tangerang, batal membeli vaksin Gotong Royong lantaran harga vaksin terlalu mahal.

“Ada (perusahaan) yang ngeluh mahal. Banyak yang mundur juga,” kata Ismail saat dihubungi wartawan, Kamis (20/5/2021).

dari data sementara, rincian harga vaksin Gotong Royong sebesar Rp 375.000 dengan biaya penyuntikan Rp 125.000.

“Karena (harga) vaksinnya lumayan kan, dua kali suntik, Rp 1.000.000 kan,” lanjutnya.

Akan tetapi, Ismail mengaku ada beberapa perusahaan yang mengeluh lantaran tidak mendapatkan jatah vaksin Gotong Royong karena kuota vaksin yang terbatas.

“Ada yang sudah daftar, tapi tidak dapat. Ya karena vaksinnya terbatas kan. Makanya 18 perusahaan itu dulu,” paparnya.

Sedikitnya, ada empat perusahaan di Kota Tangerang yang ikut serta dalam vaksin Gotong Royong yaitu PT Mayora Grup, PT Gajah Tunggal, dan PT Yuasa Battery.

“Karyawan perusahaan-perusahaan itu disuntiknya di pabrik masing-masing. Kalau vaksinatornya, masing-masing (perusahaan) bekerjasama dengan rumah sakit atau puskesmas di Kota Tangerang,” tuturnya.

Dalam proses vaksinasi yang dilakukan serentak oleh empat perusahaan itu sekitar pukul 08.30 WIB, ada sejumlah karyawan yang merasa efek samping seperti pusing setelah disuntik vaksin.

“Ya tapi kan hal itu wajar ya, pusing-pusing gitu. Namanya juga divaksin kan, rencananya bakal ada 5.000 karyawan yang divaksin. Di antara ribuan karyawan itu, kemarinhanya 500 orang yang menerima vaksin. Hari ini 500, nanti 500 lagi. Dibagi-bagi sampai nanti totalnya 5.000 orang,” pungkasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan program pelaksanaan vaksinasi gotong royong yang mulai diumumkan pada 11 Mei 2021.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan vaksin Sinopharm berbayar untuk pelaku usaha itu sudah distok satu juta dosis. Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan P Roeslani mengatakan, hingga saat ini 22.736 perusahaan telah mendaftar dalam program Vaksinasi Gotong Royong.

“Saya lihat akan lebih banyak lagi perusahaan mendaftar. Mereka sudah bilang tak hanya pegawai saja tetapi juga masyarakat di sekitar operasional mereka yang akan diberikan (vaksin) secara gratis,” kata Rosan P Roeslani.