Selasa, 13 April, 2021

Jakarta – Joker, sebutan publik kepada Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra hari ini akan menjalani sidang vonis dugaan pemberian suap ke dua jenderal polisi dan jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait fatwa Mahkamah Agung (MA).

rencananya, sidang pukul 10.00 WIB di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).

Salah seorang Jaksa Penuntut Umum dalam kasus tersebut, Zulkipli, berharap majelis hakim menjatuhkan vonis sesuai dengan tuntutan jaksa atau lebih.

“(Harapan) majelis hakim tetap konsisten dengan putusan-putusan terdahulu, biasanya dinaikin dari tuntutan,” ujar Zulkipli saat dihubungi, Minggu (4/4).

Pada sidang sebelumnya, Djoko Tjandra dituntut jaksa dengan hukuman 4 tahun bui dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan dalam kasus suap red notice dan fatwa Mahkamah Agung (MA).

Tim Jaksa meyakini “Joker” telah memberi suap ke dua jenderal polisi berkaitan dengan red notice,yakni Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo serta Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait fatwa Mahkamah Agung (MA).

Dalam tuntutannya, Jaksa menyatakan Djoko Tjandra telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan Pasal 15junctoPasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan TipikorjunctoPasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPjoPasal 65 ayat 1 dan 2 KUHP.

Tiga terdakwa sudah menjalani sidang vonis lebih dulu yaitu mantan Kadivhubinter Polri Irjen Napoloen Bonaparte, mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo, dan rekan Djoko Tjandra yaitu Tommy Sumardi.

Irjen Napoleon divonis 4 tahun penjara dan putusan ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa sebesar 3 tahun penjara. Brigjen Prasetijo divonis 3,5 tahun penjara, lebih tinggi dari tuntutan jaksa yaitu 2,5 tahun penjara sementara Tommy Sumardi divonis 2 tahun penjara, lebih tinggi dari tuntutan jaksa yaitu 1,5 tahun penjara.

Mantan Jaksa, Pinangki divonis 10 tahun penjara, jauh lebih tinggi dibandingkan tuntutan yaitu 4 tahun penjara karena jaksa memberikan dakwaan lain yaitu terkait pencucian uang.

Sementara Andi Irfan divonis 6 tahun penjara, lebih tinggi dibanding dengan tuntutan jaksa yakni 2,5 tahun penjara.

Hari ini, kita tunggu vonis aktor utama, Djoko Tjandra terkait dua kasus suap yang sempat menghebohkan akhir 2020 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read