Selasa, 13 April, 2021
Beranda News Hukum Kapolda Metro Jaya: Polantas Tak Lagi Kawal Moge, Mobil Mewah, Sepeda!

Kapolda Metro Jaya: Polantas Tak Lagi Kawal Moge, Mobil Mewah, Sepeda!

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memerintahkan personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) tidak lagi melakukan pengawalan terhadap kendaraan mewah.

“Beberapa fenomena saat ini menjadi sorotan publik yang perlu menjadi atensi personel Lantas adalah tidak ada lagi anggota yang melakukan pengawalan terhadap mobil mewah, motor gede atau moge. Tidak ada lagi anggota yang melakukan pengawalan terhadap kelompok pesepeda,” kata Fadil Imran dalam peluncuran e-TLE mobile di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (20/3/2021).

Menurut Fadil, pengawalan khusus kepada kelompok tertentu hanya dapat menimbulkan kecemburuan sosial.

“Mari kita membangun tradisi baru, di mana Polri betul-betul berdiri, ada untuk semua masyarakat, bukan untuk golongan tertentu. Karena perilaku tersebut akan menimbulkan kecemburuan sosial di mata masyarakat,” tutur Fadil.

Fadil menjelaskan bahwasanya pengawalan terhadap kendaraan mewah dan sepeda berpotensi menghambat pengguna jalan lainnya.

“Saya tidak ingin Kasubdit Pamwal ada anggotanya mengawal pesepeda-pesepeda di jalan raya sehingga menjadikan prioritas dan menghambat pengguna jalan lainnya. Saya ini juga hobi bersepeda, tapi saya bersepeda di tempat yang benar-benar untuk bersepeda,” lanjut Fadil.

Selain itu, Fadil meminta personel Lantas menghindari kekerasan verbal dan debat-debat tidak penting di jalanan. Kapolda Metro Jaya juga menekankan agar personel Lantas menghapus anggapan ‘polisi mencari-cari kesalahan’.

“Apalagi, di era yang serba menggunakan teknologi, seluruh masyarakat akan bisa berperan untuk melaporkan apa pun yang terjadi. Fenomena ini menjadi sebuah fenomena yang tidak bisa kita hindarkan. Oleh sebab itu, kendali harus betul-betul berada dari masing-masing anggota, hindari perilaku-perilaku kekerasan verbal, hindari debat-debat yang tidak penting, hindari persepsi publik bahwa Anda mencari-cari masalah,” tegas Fadil

Disisi lain, Fadil meminta agar gaya pemolisian di era masa kini lebih membangun sebuah peradaban yang ramah dan menghormati satu sama lainnya.

“Gaya pemolisian lalu lintas sekarang lebih dititikberatkan pada bagaimana kita membangun sebuah peradaban di perkotaan yang menghargai lingkungan, yang menghormati nyawa dan jiwa orang lain,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Yuk Lakukan Ini agar Anak tak Bosan #dirumahaja

JAKARTA: Meski sudah satu tahun berlalu, virus corona masih saja menjadi permasalahan dunia. Pelaksanaan vaksinasi memang sedang berjalan, tapi tetap saja segala...