Beranda News Meski Antrian Rapid Tes Antigen di Stasiun Gambir Mengular, PT KAI Pastikan...

Meski Antrian Rapid Tes Antigen di Stasiun Gambir Mengular, PT KAI Pastikan Tetap Patuhi Prokes Kesehatan

Jakarta – Antrean calon penumpang yang akan melakukan rapid test antigen di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, terlihat mengular hari ini, Selasa (22/12/2020).

Mereka harus mengantre berjam-jam untuk dapat mengikuti tes dan mendapatkan hasilnya sebagai syarat menggunakan moda transportasi kereta.

Lisa Kumala, salah seorang calon penumpang mengaku telah mengantre lebih dari tiga jam, untuk mendapatkan layanan rapid antigen.

Dara asal Subang Jawa Barat ini tiba di Stasiun Gambir pukul 08.00 WIB lalu masuk dalam barisan untuk mengambil nomor antrean.

“Antrean sudah mengular dari lokasi tes di parkiran utara sampai pintu keberangkatan,” kata Lisa kepada mediaguna.com.

Meski telah berupaya datang sepagi mungkin, Lisa mendapat nomor urut 69 dimana dirinya baru dipanggil untuk melakukan rapid test antigen sekitar pukul 10.00 WIB.

“Masih ngantuk sih, tapi aku paksain ke Gambir (stasiun) pagi ini. Dapat antrian angka 69, nomor favoritku ini, ga lama 15 menit, keluar deh (hasil tesnya), seloroh Lisa kepada mediaguna.com.

Lisa mengaku lega telah mengantongi hasil rapid test antigen non reaktif yang akan digunakan untuk perjalanan kereta kekampung halamannya, Subang Jawa Barat pada esok hari.

Meski antrean membludak, Lisa menilai protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 sudah berjalan cukup baik, dimana petugas selalu mengingatkan jaga jarak dan gunakan masker dengan benar.

“Tapi ada juga yang masih suka mepet dan berupaya dempet. Seperti Om-Om tadi dibelakangku, untung ditegur mas petugas,” ketus Lisa.

Meski sibuk karena terjun langsung ke lokasi, Kepala Stasiun Gambir, Sutarto, memastikan layanan rapid test antigen bisa berjalan baik meski antrean membludak hari ini .

“Ini juga saya lagi sibuk banget ini, Mas, layani rapid test ini, Alhamdulillah telah terkondisikan dengan baik,” kata Sutarto.

Sesuai aturan yang telah ditetapkan pemerintah, PT KAI mewajibkan setiap pengguna jasa kereta api jarak jauh di Pulau Jawa untuk menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan rapid test antigen sebagai syarat untuk naik kereta api.

Kebijakan tersebut berlaku mulai berlaku hari ini, 22 Desember 2020, sampai 8 Januari 2021, sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

Aturan itu juga sesuai Surat Edaran Kemenhub No 23 Tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dengan Transportasi Perkeretaapian Selama Masa Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read