Rabu, 20 Januari, 2021
Beranda Lifestyle Menpora dukung 2 Ajang Otomotif sebagai Rangkaian Road to Haornas 2020

Menpora dukung 2 Ajang Otomotif sebagai Rangkaian Road to Haornas 2020

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2020, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menggelar serangkai kegiatan.
Diantaranya Kemenpora mndukung dua ajang otomotif yang diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Masing-masing adalah Kejuaraan Jabar Open Road Race Championship (Subang) dan Jabar Open MXGT Championship 2020 (Sumedang) pada 28-30 Agustus 2020.

Dua event tersebut ternyata mampu membangkitkan industri olahraga (Sport Industry), khususnya bagi penjual peralatan otomotif di Jawa Barat. 

Hal ini sejalan dengan tema Haornas ke-37 yang mengangkat tema Sport Science, Sport Tourism, dan Sport Industry. 

Pandemi Covid-19 yang turut melanda Indonesia memang membawa dampak yang luar biasa bagi dunia otomotif di Tanah Air.

Jawa Barat yang sebelumnya sering dijadikan tempat menggelar ratusan event, selama pandemi hanya bisa menggelar kurang dari 50 ajang. 

Sehingga diperlukan stimulus dari pemerintah supaya kegiatan kembali bergerak dan tentunya sesuai dengan protokol kesehatan.  

Ketua IMI Provinsi Jawa Barat, Fachruzar Sarman, berterima kasih kepada Kemenpora yang telah mendukung Jabar Open Championship 2020 Piala Menpora.

“Saya sangat mengapresiasi dorongan dari Menpora RI (Zainudin Amali). Masyarakat dan komunitas olahraga membutuhkan stimulus untuk menggelar event yang menerapkan protokol Covid-19,” katanya. 

Fachruzar Sarman menilai setidaknya perputaran ekonomi di tempat bergulirnya dua kejuaraan itu sebesar Rp6 miliar per hari.

“Jabar Open Road Race Championship di Subang kurang lebih ada 400 starter dan Jabar Open MXGT Championship di Sumedang kurang lebih ada 200 starter,” Fachruzar menjelaskan.

“Satu atlet paling tidak akan mengeluarkan untuk penginapan, makan, minum, bahan bakar motor, dan sebagainya kurang lebih Rp10 juta per hari.”

“Jadi misalnya Rp10 juta dikalikan 600 peserta kira-kira Rp6 miliar spending untuk pembalapnya. Belum dari operating event sendiri ya sekitar Rp500 juta. Jadi kira-kira sudah Rp1 miliar,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Fachruzar Sarman, penyewaan tenda-tenda untuk acara dan para event organizer akan mulai tumbuh dan bergerak setelah sempat terhenti karena pandemi.

“Kami sangat mendukung program Kemenpora menjelang Haornas ke-37 yang mengangkat tema Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry Bangkit dan Bergerak melalui Jabar Open Championship 2020 yang digelar di Subang dan Sumedang,” ucap Fachruzar.

Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September 2020, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menggelar serangkai kegiatan.

Diantaranya Kemenpora mndukung dua ajang otomotif yang diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI).

Masing-masing adalah Kejuaraan Jabar Open Road Race Championship (Subang) dan Jabar Open MXGT Championship 2020 (Sumedang) pada 28-30 Agustus 2020.


Dua event tersebut ternyata mampu membangkitkan industri olahraga (Sport Industry), khususnya bagi penjual peralatan otomotif di Jawa Barat. 

Hal ini sejalan dengan tema Haornas ke-37 yang mengangkat tema Sport Science, Sport Tourism, dan Sport Industry. 

Pandemi Covid-19 yang turut melanda Indonesia memang membawa dampak yang luar biasa bagi dunia otomotif di Tanah Air.

Jawa Barat yang sebelumnya sering dijadikan tempat menggelar ratusan event, selama pandemi hanya bisa menggelar kurang dari 50 ajang. 

Sehingga diperlukan stimulus dari pemerintah supaya kegiatan kembali bergerak dan tentunya sesuai dengan protokol kesehatan.  

Ketua IMI Provinsi Jawa Barat, Fachruzar Sarman, berterima kasih kepada Kemenpora yang telah mendukung Jabar Open Championship 2020 Piala Menpora.

“Saya sangat mengapresiasi dorongan dari Menpora RI (Zainudin Amali). Masyarakat dan komunitas olahraga membutuhkan stimulus untuk menggelar event yang menerapkan protokol Covid-19,” katanya. 

Fachruzar Sarman menilai setidaknya perputaran ekonomi di tempat bergulirnya dua kejuaraan itu sebesar Rp6 miliar per hari.

“Jabar Open Road Race Championship di Subang kurang lebih ada 400 starter dan Jabar Open MXGT Championship di Sumedang kurang lebih ada 200 starter,” Fachruzar menjelaskan.

“Satu atlet paling tidak akan mengeluarkan untuk penginapan, makan, minum, bahan bakar motor, dan sebagainya kurang lebih Rp10 juta per hari.”

“Jadi misalnya Rp10 juta dikalikan 600 peserta kira-kira Rp6 miliar spending untuk pembalapnya. Belum dari operating event sendiri ya sekitar Rp500 juta. Jadi kira-kira sudah Rp1 miliar,” imbuhnya.

Selain itu, menurut Fachruzar Sarman, penyewaan tenda-tenda untuk acara dan para event organizer akan mulai tumbuh dan bergerak setelah sempat terhenti karena pandemi.

“Kami sangat mendukung program Kemenpora menjelang Haornas ke-37 yang mengangkat tema Sport Science, Sport Tourism dan Sport Industry Bangkit dan Bergerak melalui Jabar Open Championship 2020 yang digelar di Subang dan Sumedang,” ucap Fachruzar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Syekh Ali Jaber Tutup Usia

Pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada pukul 08.30 WIB. Kabar duka ini disampaikan...