Pilkada Rembang Ganti Bupati?

0
49
Ilustrasi MediaIndonesia.com

Media Guna-Rembang. Sekitar 125 orang yang mengatasnamakan Paguyuban Mantan Petinggi Rembang (PMPR), Minggu, 2 Agustus 2020 mendeklarasikan gerakan #2020GantiBupati pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Mereka membantah aksi ini disponsori oleh kelompok tertentu, namun semata-mata didorong oleh kekecewaan para mantan petinggi atau mantan kepala desa. Bertempat di salah satu rumah makan sebelah barat Perempatan Japerejo Kecamatan Pamotan, para mantan Kades mengucapkan ikrar ganti Bupati.

Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Rembang, Dahlan Suyuti menganggap gerakan semacam itu menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati adalah hal biasa. Ulama yang tinggal di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke itu menambahkan pada saatnya nanti setelah deklarasi pasangan calon dari PPP, konsolidasi akan dilakukan lebih luas, guna mendulang suara sebanyak-banyaknya.

Dahlan juga mengatakan, sampai hari Minggu, 2 Agustus 2020 belum ada satu pun pasangan kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati yang berani mendeklarasikan diri secara formal. Begitu juga dengan PPP. Termasuk untuk posisi calon Wakil Bupati, baginya masih ada 3 orang yang berpeluang mengantongi rekomendasi, yakni Arifin, Bayu Andriyanto dan Gus Umam (Zaimul Umam).

Relawan Pro Mbah Kapid (Pro Pid) meyakini bahwa Arifin, calon Wakil Bupati yang digandeng Abdul Hafidz (Bupati petahana) akan diusung oleh PKB. Abdul Mun’im, Ketua Relawan Pro Mbah Kapid melontarkan pernyataan tersebut, saat deklarasi Relawan Pro Mbah Kapid di Rumah Makan Nenek, Sabtu, 25 Juli 2020. Pria warga Desa Sidorejo Kecamatan Sedan itu menolak anggapan jaringan Arifin di tingkat bawah lemah, karena dia meyakini nantinya Arifin akan diusung oleh PKB.

“Lemah kalau mas Arifin berdiri sendiri. Saya bukan orang partai, tapi keyakinan saya begitu, PKB akan mengusung mas Arifin. Kalau PPP dan PKB bisa bareng, maka Rembang akan menjadi daerah hijau. Saya kira tinggal mengawal saja, saya optimis,“ ujarnya.

Mun’im menambahkan terbentuknya Pro Pid, semata-mata untuk mengukuhkan dukungan kepada Abdul Hafidz, demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Rembang. Siapa pun calon Wakil Bupati yang mendampingi, baginya tidak masalah. Yang terpenting Abdul Hafidz bisa terpilih lagi untuk 2 periode.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here