Wahai Kaum KRL Mania, Ini Syarat Baru Bagi Kita Penumpang Kereta

0

Jakarta – Bagi anda ‘KRL Mania’, ada aturan baru yang diterapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Selain waktu operasional kereta api diatur dengan memperhatikan PSBB di masing-masing daerah, kapasitas penumpang juga diatur di dalam SE ini.

“Tahap kedua dilakukan pembatasan jumlah penumpang paling banyak 60% (enam puluh persen) dari kapasitas penumpang di setiap kereta,” bunyi SE Kemenhub yang diunggah di situs resmi seperti dilihat mediaguna.com Jumat (17/7/2020).

Salah satu point yang banyak dipertanyakan KRL Mania mengenai aturan persyaratan penumpang KRL menggunakan jaket atau pakaian lengan panjang yang menjadi bagian protokol kesehatan.

Berikut bunyi protokol kesehatan penumpang KRL dalam SE tersebut:

3. PROTOKOL KESEHATAN

A) Persyaratan penumpang

a. Menggunakan masker;
b. Membawa hand sanitizer;
c. Tidak boleh berbicara di dalam kereta;
d. Cuci tangan;
e. Menjaga jarak sesuai dengan tanda tempat duduk dan berdiri yang ada di stasiun dan di dalam kereta;
f. Menggunakan jaket atau pakaian lengan panjang.

Selain itu, perlu diketahui oleh KRL Mania terkait aturan lainnya seperti bunyi point B sebagai berikut:

B) Penyelenggara Prasarana dan Sarana Perkeretaapian

a. Menyediakan hand sanitizer dan fasilitas tempat cuci tangan;
b. Menyediakan counter penjualan masker dengan harga terjangkau di stasiun;
c. Menyediakan fasilitas jaga jarak (1 meter) berupa tanda-tanda di stasiun dan di atas kereta;
d. Menyediakan aplikasi atau sistem nomor antrian;
e. Menyediakan petugas kesehatan di stasiun yang memiliki kemampuan tentang pencegahan penyakit Covid-19;
f. Membersihkan fasilitas yang sering disentuh penumpang dengan disinfektan oleh petugas OTC (30 menit);
g. Petugas di stasiun harus dilengkapi dengan masker dan sarung tangan;
h. Petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat wajib memakai face shield;
i. SOP Penanganan Darurat, apabila terdapat penumpang terpapar Covid-19;
j. Penambahan petugas keamanan (minimal 1 petugas per 3 kereta);
k. Melakukan edukasi, sosialisasi dan simulasi SOP Protokol Kesehatan.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku pengelola operasional KRL melalui akun Twitter resminya, juga mensosialisasikan aturan ini.

“Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No.14 Tahun 2020, untuk para pengguna jasa KRL wajib menggunakan pakaian lengan panjang/jaket saat naik KRL dan juga pelindung wajah/faceshield sangat disarankan. Sebagai upaya melindungi kesehatan dari Covid-19,” cuit akun Twitter @CommuterLine.