Berbuka Puasa bersama Para Pengamen dan Anak Jalanan

0
Foto: Muhammad Nur Fadli

Media Guna-Sukoharjo. Bulan puasa atau bulan Ramadhan identik dengan kegiatan buka bersama ataupun reuni dengan teman sekolah dulu. Namun akibat adanya pandemi COVID 19 membuat banyak acara buka bersama dan reuni yang harus dibatalkan.

Tidak terkecuali dengan Perserikatan Pemuda Peduli daerah kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Perserikatan tersebut mengadakan reunian dengan cara yang lain, yaitu dengan berbagi di tengah pandemi COVID 19.

Perserikatan Pemuda Peduli Kecamatan Gatak membagikan makanan dan minuman untuk berbuka puasa kepada para pengamen dan anak jalanan di daerah sekitar traffic light kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan tersebut dilakukan pada, Minggu, 17 Mei 2020 pukul 16.30 sampai 18. 30 WIB.

Mereka membagikan sekitar 100 bungkus nasi dan air mineral. Awalnya beberapa anggota perserikatan ingin mengadakan reuni, tapi ada salah satu anggota yaitu Oki dan Dani mengusulkan untuk mengganti kegiatan reuni dan buka bersama dengan kegiatan berbagi dengan anak jalanan.

Uang yang terkumpul dari teman-teman perserikatan Rp. 250.000 yang memang ditujukan untuk kegiatan buka bersama menjadi modal mereka untuk berbagi, yang dengan perjalanannya mendapatkan tambahan dari para donator sehingga dapat memberikan 100 paket makanan dan minuman.

Muhammad Nur Fadli, salah seorang anggota perserikatan tersebut bercerita kepada kontributor Media Guna, “Rencana itu tergerak dari ingin reuninan dan buka bersama di masa pandemi. Rencana awal uang yang terlumpul mau langsung dibelikan paket makanan saja tapi dipikir ulang uang 250 itu dapatnya sedikit. Terus akhirnya masak sendiri, sembari nyari tambahan lewat update status WA (Whatsapp) di kontak masing-masing dan alhamdulillah ada juga donatur yang tergerak dan ini tadi closingnya kita bisa buka dengan ketua KPJ (Kelompok Pengamen Jalanan) Jogja sharing disitu dan belajar, hingga ada temen-temen yang menangis dan terketuk hatinya.. Untuk tidak melupakan syukur, dan khilaf atas perbuatan sia sia di masa muda yg telah selama ini dilakukan.”

Berbagi tidak perlu dengan rencana yang tersusun dengan sempurna, seperti Perserikatan Pemuda peduli Kecamatan Gatak ini, yang merubah acara reuni dan buka bersama, menjadi acara berbagi dengan anak jalanan dan pengamen, yang mungkin akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.