Rizal Ramli : Daripada Naikkan Iuran BPJS, Lebih Baik Jokowi Batalkan Program Kartu Pra Kerja

0

Media Guna – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS per Juli 2020 masih menuai kecaman. Keputusan yang diambil ditengah wabah pandemi Covid 19 dianggap tidak berpihak pada kondisi rakyat.

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli turut melayangkan kritikan. Menurutnya iuran BPJS sebenarnya tak perlu naik. Lebih lanjut Rizal Ramli menilai bahwa ada pilihan mudah yang bisa dilakukan Presiden Jokowi.

Rizal berpendapat, daripada menaikkan iuran BPJS, akan lebih bijak jika Presiden Jokowi membatalkan program yang dianggap menyedot keuangan negara seperti program kartu pra kerja.

“Pak Jokowi sebetulnya punya pilihan mudah: Batalkan program Kartu Prakerja Rp 20 Triliun. Termasuk setoran abal-abal dan KKN provider online (Rp5,6 Trilliun). Gunakan untuk menyelesaikan masalah BPJS Kesehatan, sehingga tarif tidak perlu naik” tulis Rizal di akun twitternya, Jumat (15/5).

Pada bagian akhir tulisannya, Rizal Ramli menegaskan bahwa ini bukanlah persoalan ribet selama ada keberpihakan pada rakyat. “Gitu aja ribet, yang penting ada hati untuk rakyat!” ujar Rizal.

Sebelumnya pemerintah melalui Deputi II KSP Abetnego Tarigan menjelaskan alasan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah wabah corona karena negara dalam situasi sulit dan penerimaan negara menurun drastis.

“Negara dalam situasi yang sulit. Artinya, penerimaan negara juga menurun drastis,” jelas Abetnego kepada wartawan, Kamis (14/5).