Menyelami Lautan Cuka, dengan Pempek Kapal Selam

0
180

Siapa yang tidak kenal makanan khas dari kota Palembang yang satu ini? Pempek adalah makanan khas dari kota Palembang. Bahkan kota Palembang mendapat julukan sebagai kota pempek. Pempek memiliki berbagai macam varian. Seperti pempek telur, pempek lenjer, pempek dos, pempek tahu, pempek kriting, pempek kulit dan masih banyak jenis lainnya. Tetapi, yang paling terkenal adalah pempek kapal selam.


Pempek merupakan olahan makanan yang terbuat dari ikan. Meskipun, pempek juga bisa dibuat tanpa ikan. Tetapi, pempek yang khas dari kota Palembang menggunakan ikan, seperti ikan gabus, tenggiri, kakap dan lainnya.

Makan pempek kurang lengkap tanpa cuka. Cuka atau yang sering disebut “cuko” oleh orang Palembang, seperti kuah yang terbuat dari gula merah, cabai rawit, bawang putih dan asam jawa. Ketika hendak memakan pempek, kita harus memasukkan pempek ke dalam mangkuk cuka.


Dahulu, orang Palembang menyebut pempek kapal selam dengan sebutan “pempek telok besak”. Lalu, mengapa disebut pempek kapal selam? Ternyata nama pempek kapal selam relatif baru. Menurut M. Arifin Lubis salah satu koki di Palembang, disebut pempek kapal selam karena berhubungan dengan proses memasak pempek itu sendiri. “Saat proses merebus, pempek ini jatuh ke dalam (air rebusan) bentuknya juga lebih besar. Pempek ini tenggelam, makanya disebut kapal selam. Padahal tidak ada hubungan apa-apa dengan besi,” ujar M. Arifin Lubis.


Dibanding jenis pempek lainnya, pempek kapal selam memiliki ukuran yang paling besar dengan isi telur. Bentuknya yang unik seperti kantung berisikan telur menjadi ciri khas dari pempek kapal selam. Pempek kapal selam paling nikmat jika dimakan dengan lautan cuka. Oleh karena itu, pempek kapal selam menjadi target para pencinta kuliner jika berkunjung ke kota Palembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here