Disebut ‘Gundik’ Garuda, Siwi Sidi Diperiksa Polda Metro Jaya

0

Jakarta – Pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti atau Siwi Sidi memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan kepada terkait laporannya mengenai tudingan akun Twitter @digeeembok soal ‘gundik Garuda’.

“(Pertanyaan) terkait apa-apa aja postingan di Twitter ya, akun Twitter @digeeembok yang telah rugikan klien kami yang merupakan fitnah yang tidak berdasar dan ada kebenaran sama sekali,” kata salah satu tim kuasa hukum Siwi Sidi, Vidi G Syarief kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Selama 5 jam diperiksa mulai dari pukul 11.00-17.15 WIB, Siwi dicecar sekitar 42 pertanyaan penyidik Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya.

Vidi pun mendesak polisi untuk segera mengungkap siapa sosok dibalik akun @digeeembok. 

“Karena kalau melihat postingannya kan kelihatannya orang tahu jadwal, kemudian tahu instagramnya klien kami. Kan instagramnya dia terbatas, private ya. Jadi orang-orang yang pasti dikenal,” kata Vidi.

Vidi mengaku hingga saat ini pemilik akun tersebut tidak memiliki itikad baik untuk meminta maaf kepada kliennya, sehingga tudingan tersebut mereka bawa keranah hukum.

“Enggak ada (permintaan maaf), kita nggak bicara permintaan maaf. Ini sudah ada tindak pidana, Pasal ITE 27 ayat 3, KUHP 310, dan 311, jadi tentu penyidik yang akan dalami ini,” tuturnya.

Sementara Siwi memiliki menduga pemilik akun melempar tuduhan itu untuk mencari keuntungan semata.

“Orang media kali ya, yang nyari keuntungan,” kata Siwi. Namun Vidi kemudian meluruskan maksud ‘media’ yang disebut Siwi adalah akun media sosial penyebar gosip.

Kabid Humas Polda Metro Jaya memastikan agenda pemeriksaan sejumlah saksi hingga ahli untuk melengkapi penyelidikan itu akan terus dilakukan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

“Kemarin kita jadwalkan (pemeriksaan) tiga, tapi yang dua minta diundur Kamis, rencana hari ini, Selasa (21 Januari 2020) dua lagi yang diperiksa di sisi rekan saudari Siwi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020).

“Kita jadwalkan minggu depan periksa saksi ahli, ada tiga saksi ahli yang akan kita coba minta keterangannya. Pertama saksi ahli bahasa, ahli ITE, dan ahli pidana,” lanjut Yusri. 

“Nanti akan kita kumpulkan kalau sudah selesai, termasuk analisa akun Twitter @digeeembok masih terus dilakukan penyidik,” sambung Yusri.

Selain saksi ahli, sejumlah staf yang bekerja di Garuda akan dikonfirmasi terkait status Siwi di Garuda.

“Dari staf Garudanya, kan masuk masalah kerja. Kan Siwi kerja di Garuda, kita akan tahu apa memang betul kerja di Garuda. Dia status kontrak selama 2 tahun, nanti akan dipanggil lagi staf Garuda betul nggak sih si Siwi kerja,” kata Yusri.

“Ya (pramugari) ada beberapa, 8 saksi lagi yang akan dipanggil,” pungkas Yusri.