Jadi Guru SMA Dadakan, Cara Direktur Pusri Berbagi dan Memaknai Semangat Sumpah Pemuda

0
136

Jakarta – Memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Direktur Komersil PT Pusri, M Romli menghimbau kepada para pemuda untuk meningkatkan daya kreatifitas dan innovasi, bukan terjebak dalam pergaulan (sisi) negatif “anak zaman now”. Ia mengatakan, setiap pemuda harus berani bermimpi.

“Adik-adik jangan takut bermimpi menjadi pemimpin bangsa yang akan datang, ” kata Romli melalui siaran pers, Senin (28/10/2019).

Sebagai bentuk nyata memaknai sumpah pemuda, Romli beberapa waktu lalu menyambangi SMA 3 Palembang, Sumatera Selatan, untuk menggelorakan semangat para siswa disana.

Dalam kesempatan tersebut, Romli memposisikan dirinya sebagai guru yang mengajarkan pentingnya memiliki mimpi menjadi pemimpin bangsa, di era pesatnya kemajuan teknologi dan informasi.

Menurut Romli, para pemuda dan pemudi Indonesia, harus menguasai teknologi di era digitalisasi saat ini, agar Indonesia tidak tertinggal dengan negara-negara lainnya yang berlomba-lomba dalam penguasaan teknologi.

“Dunia saat ini sudah mulai bertransformasi ke digital,” ujarnya.

Romli menekankan, di era industri 4.0 saat ini, inovasi sangat diperlukan. Penguasaan teknologi juga harus terus dikembangkan agar Indonesia mampu bersaing di dunia global. Dia yakin banyak anak muda Indonesia yang memiliki semangat dan berintegritas, untuk menjadi pemimpin dimasa depan.

Kepada seluruh yang menjadi muridnya saat itu, Romli memgajak para anak muda khususnya kaum millenial tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Untuk itu, dalam peringatan sumpah Pemuda ini, millenial harus turut andil didalam perkembangan dunia, terutama dalam penguasaan teknologi dan informasi.

“Saran saya memang jangan lelah dan berhenti, terus belajar dan berinovasi, pahami transformasi digital, kalau tidak kita ikuti, kita ketinggalan,” tandasnya.

Direktur Komersial PT Pusri M Romli jadi guru dadakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here