Rabu, 20 Januari, 2021
Beranda Otomotif Mobil Ban Mobil Pecah Saat Dikendarai, Jangan Injak Rem!

Ban Mobil Pecah Saat Dikendarai, Jangan Injak Rem!

Jakarta – Pekan lalu (15/9), sebuah mobil Suzuki APV terguling di dekat pintu tol Sentul Selatan, Jagorawi, karena pecah ban belakang. 3 dari 9 penumpang tewas dan lainnya luka-luka.

Bagaimana sebaiknya jika kita mengalami kondisi pecah ban saat mengendarai mobil?
Dari berbagai sumber yang dirangkun mediaguna.com, Rabu (18/9), ketika pecah ban, sebaiknya pengemudi jangan menginjak rem.

Alasannya, ketika pengemudi menginjak rem saat pecah ban, maka akan terjadi disfungsi breaking akibat tidak seimbangnya rem pada bagian roda. Jika rem diinja akan menyebabkan ketidakseimbangan rem antara ban yang masih normal dengan ban pecah. Kondisi inilah yang menyebabkan mobil dapat terguling.

Jika mengalami pecah ban saat berkendara, sebaiknya pengemudi melepaskan pedal gas dan membiarkan mobil berhenti dengan sendirinya dengan bantuan engine breaking.

Normalnya ketika pecah ban, setir akan berat pada bagian ban yang pecah, nah disinilah diperlukan kesigapan pengemudi untuk menahan setir agar tetap seimbang. Kemudian saat engine breaking bekerja (pedal gas dalam posisi sudah tida diinjak), pengemudi sebaiknya menepikan kendaraannya dengan tetap memperhatikan kondisi sekitar, disamping, belakang dan depan mobil. Engine breaking juga dapat dibantu dengan menurunkan gigi secara perlahan.

Agar kejadiaan pecah ban tidak terjadi, sebaiknya dilakukan berbagai antisipasi. Salah satunya dengan menjaga tekanan angin ban. Pada umumnya, kondisi tekanan angin ban harus diisi 32 hingga 35 psi.

Demikian beberapa tips yang dapat digunakan dlaam berkendara yang guys… yang terpenting tetap konsentrasi dan fokus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Must Read

Syekh Ali Jaber Tutup Usia

Pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada pukul 08.30 WIB. Kabar duka ini disampaikan...